Gunung Lawu Via Candi Cetho
Dari Pos 2 menuju pos 3 jalur pendakian semakin terjal. Para pendaki akan melewati jalur pendakian yang didominasi oleh tanaman akasia gunung yang rimbun samping kanan dan kiri jalan setapak.
Karena kondisi jalur yang terjal membuat pendaki mungkin akan serinh kali istirahat. Namun begitu sampai pos 3 pendaki bisa mengisi ulang air minumnya karena terdapat sumber air. Dan bagi pendaki yang ingin bermalam lebih dari satu malam di gunung Lawu, pos ini adalah pilihan yang tepat.
4. Pos 3 - Pos 4 Penggik (-+ 90 menit)
Setelah pos 3 pendaki masih harus melewati jalur yang cukup menanjak untuk mencapai Pos 4. Jalur pendakian masih ada di kawasan hutan yang didominasi tanaman pinus gunung sehingga terlindung dari panas matahari saat berjalan di siang hari. Nantinya akan ada shelter di kiri jalan untuk tempat istirahat. Pos 4 ini bisa menampung 3-4 tenda ukuran sedang.
5. Pos 4 - Pos 5 bulak peperangan (-+ 60 menit)
Jalur yang terjal mulai sedikit berkurang. Bahkan sudah akan banyak bonus landai. Jika sudah menjumpai sabana, maka perjalanan akan segera sampai Pos 5.
Sesampainya Pos 5, tidak ada shelter seperti pos sebelumnya. Ketinggian Pos Bulak Peperangan ini adalah sekitar 2.861 mdpl dengan didominasi tanaman pinus dan sabana.
6. Pos 5 - Gupak Menjangan (-+ 40 menit)
Tujuan berikutnya adalah Gupak Menjangan. Dari bulak peperangan ke Gupak Menjangan jalurnya sudah tidak terlalu terjal, bahkan bisa dikatakan landai. Sepanjang jalur kita akan disugugkan dengan Savana yang sangat indah. Di Gupak Menjangan terdapat sumber mata air musiman, yang hanya ada di musim hujan. Di sini juga menjadi lokasi rekomendasi buat camp atau mendirikan tenda
7. Gupak Menjangan - Pasar Dieng / setan (-+ 30 menit)
Pasar Dieng disebut juga sebagai pasar setan-nya Gunung Lawu. Kawasan Pasar Dieng penuh dengan batuan yang tersusun rapi. Beberapa di antaranya bahkan seperti sengaja dibangun. Diperkirakan terdapat peninggalan masa lalu di Pasar Dieng.
Dari Gupak Menjangan ke pasar Dieng jalur masih sangat landai, dan juga masih didominasi Savana yang sangat luas. Pasar Dieng juga bisa menjadi lokasi yang keren untuk menikmati sunrise.
8. Pasar Dieng - Hargo Dalem (-+ 20 menit)
Jalur dari pasar Dieng ke Hargo dalem masih dengan type jalur yang sama, tapi sebelum sampai Hargo dalem kita akan di sambut beberapa anak tangga.
Di Hargo dalem ini terdapat lokasi yang di yakini sebagai tempat moksa raja Majapahit Terakhir atau prabu Brawijaya V.
Selain itu di Hargo dalem juga terdapat warung legend di kalangan para pendaki , apa lagi kalau bukan warung tertinggi di Indonesia, warung pecel mbok Yem.
Sedikit tambahan info, dari Hargo dalem berjalan 10 menit ke arah pos 5 jalur Cemoro sewu, terdapat mata air abadi yang disebut dengan Sendang Drajat, yang bisa menjadi sumber air para pendaki.
foto warung mbok Yem9. Hargo Dalem - Puncak Hargo Dumilah (-+ 30 menit)
Dari Hargo Dalem menuju puncak, para pendaki akan langsung di hadapkan dengan tanjakan yang terjal yang penuh bebatuan. Tapi setelah melibas habis tanjakan itu, kita akan sampai di puncak gunung Lawu, puncak Hargo Dumilah.
"Bertualanglah sedini mungkin, dengan penuh kehati-hatian"
Sekian Pena Musyafir kali ini.
Terimakasih dan salam Lestari.
Komentar
Posting Komentar